Sore itu sepulang kerja dan setelah aku membersihkan diri kemudian makan malam
bersama keluarga, aku langsung pergi ke kamarku meski itu jadi pertanyaan di
benak keluargaku, ada apa denganku?.
Dengan langkah malas aku melangkah ke jendela yang ada di kamarku, aku hanya
ingin berdiri saja sambil menatap gerimis diluar yang tak kunjung berhenti.
Aku membiarkan fikiranku melayang - layang entah kemana hingga sampailah saat
itu aku berfikir kenapa dunia ini hanya dipenuhi oleh manusia yang tidak punya
kesetiaan.
Teringat tadi siang di kantor temanku curhat karena telah dikhianati
pasangannya? Dan temanku yang satunya lagi mengeluh telah di PHP (diberi
harapan palsu) sama si bos yang berjanji namun tidak menepati?
Pasti menyedihkan sekali kalau hal ketidaksetiaan itu menimpaku, sekalipun
kadang aku juga sering bersikap tidak setia [pikirku sambil tersenyum tipis]
Buatku hanya ada 2 [dua] pribadi saja yang setia. Mereka adalah kedua orang
tuaku yang selalu setia pegang janji melalui kasih mereka sampai pada
kesudahannya. Mereka sudah membuktikannya ketika mereka masih hidup, menyertai
aku dari bayi hingga dewasa dan menikah
Baru kusadari kini kalau kasih setia adalah salah satu karakter setiap orang
tua. Harapan mereka sederhana saja, mereka hanya ingin kita tidak mengecewakan
mereka.
Akupun meraih kursi yang ada disampingku, merebahkan diriku diatasnya karena
kakiku mulai terasa lelah berdiri, dan tanpa sadar akupun membulatkan tekad
untuk tidak pernah merubah sifat setiaku dan akan kujadikannya karakterku.
Terima kasih papa dan mama, aku rindu kalian berdua :'(