Pada zaman dahulu hiduplah tiga sahabat yang sangat pemberani dalam
pertempuran dan juga lihai menggunakan senjata.
Ketenaran mereka yang
mengalahkan ketenaran raja terdengar dari pelosok hutan hingga kota raja.
Raja mengalahkan berjuta musuh tapi 3 sekawan Mariana, Kidz dan Ogy mengalahkan belaksa
- laksa musuh.
Mariana, Kidz dan Ogy adalah sekelompok pemuda yang berasal dari desa yang
sama yaitu desa rovaniemi, Finlandia. Ketiganya yatim piatu dengan trauma yang
hebat karena sejak kecil mereka telah ditinggal mati kedua orang tua serta
penduduk desa lainnya akibat dibantai oleh pasukan raja yang juga membakar
desa mereka hingga rata dengan tanah
Hanya mereka bertiga yang lolos selamat waktu itu dan lari kedalam hutan yang
sangat gelap hingga waktu yang ditakutkan itu akhirnya tiba
Raja yang mendengar khabar ketenaran 2 pemuda dan 1 pemudi ini sangat penasaran dan ingin bertemu
dan mengundang ketiganya ke istananya
Raja : Pasukanku akan menjadi yang terkuat dengan kahadiran mereka [pikir sang
raja]
Raja hubert adalah seorang raja yang tamak dan sangat kejam tapi juga sangat
memperhitungkan langkah yang akan diambil dan dia sangat licik sekali. Sayang
dia benar - benar tidak tahu dengan apa yang sedang dia nantikan
Satu hari markidog [sebutan raja pada ketiga satria ini] memutuskan untuk
memenuhi undangan raja datang ke istana, tapi di sepanjang perjalanan
pemandangan menyakitkan pun mengiringi langkah mereka.
Mata rakyat yang menderita karena kekejaman raja menatap mereka dengan penuh
kecewa, pahlawan yang selama ini mereka elu - elukan akhirnya jatuh juga ke
pelukan raja hubert yang kejam
Dengan berat hati markidog pun tetap berjalan ke istana raja sambil menahan
diri untuk tidak menjelaskan alasan mereka mau menerima undangan raja
Dikawal ketat pasukan elite kerajaan markidog pun akhirnya sampai di gerbang
istana. Setelah semua senjata mereka dilucuti merekapun diantar masuk bertemu
sang raja yang menyambut mereka dengan sangat senang
Raja : Selamat datang para kasatria hebat [begitu sapa sang raja]
Lain dari kebanyakan orang, ketiga pemuda ini tidak mau menunduk pada raja,
mereka tetap berdiri tegak bersenjatakan sorot mata mereka yang tajam
Ogy : Terima kasih tuan [jawab singkat si ogy, dan dia adalah yang tertua dari
ketiga pemuda itu]
Pasukan dibelakang mereka sebenarnya mau memukul kaki mereka agar mereka
bersikap tunduk kepada raja, namun raja dengan sigap mengangkat tangannya
memberi tanda agar pasukan tidak bertindak apapun pada mereka. Raja sadar
bagaimana menghadapi menghadapi kesatria liar yang menolak otoritas seperti
mereka
Raja : Menurut kalian, apakah aku yang akan memberi kalian kehormatan dan
kemuliaan tidak layak mendapat hormat kalian?
Ogy : Maafkan kami tuan, seandainya saja kami ini sekawanan kuda biarlah kami
menjadi kuda liar saja, jangan jadikan kami kuda kekang. Karena itu lebih baik
buat kami
Raja : Mengesankan sekali, belum pernah aku bertemu orang - orang yang tidak
mudah silau dengan kekayaan
Kidz : [dari barisan belakang ogy, buka bicara dengan suara beratnya] Apa yang
sebenarnya tuan inginkan dari kami?